SUMBANGKAN PEMIKIRANMU BUAT NEGARA BY: D.T.RAMADAN
Seperti sebuah keluarga yang berada dalam suatu rumah yang dimana setiap yang berada didalamnya merupakan anak yang berada pada asuhan orang tua mulai dari ayah, ibu, kakak serta adik semua memiliki tugasnya masing-masing sebagai bagian dari satu keluarga.
Begitu pula dalam halnya kita yang berada pada sebuah Negara dimana kita berada didalam asuhannya Negara menjamin kita untuk dapat hidup didalam bagian kita sebagai kesatua rakyat. Negara telah menghadirkan pasal 32 ayat 1, 2 dan 3 yang memberikan kesempatan kepada rakyat untuk mengolah hasil sumber daya alam yang ada. Tidak hanya itu Negara juga telah mendirikan sarana dan prasarana untuk menunjang rakyat didalam mengembangkan bidang ilmu pengetahuan yang diminati masing-masing.
Namun sekarang Negara sedang sekarat oleh penyakit tifues yang diakibatkan oleh virus koruptor sudah terlalu banyak tikus kantor yang tak tahu dimana mereka dibesarkan dan dengan sesuka hati semua kekayaan alam yang harus buat rakyat miskin. Belum lagi cacing asing yang mulai mengesploitasi kebudayaan kita yang sebenarnya merupakan hasta karya dari nenek moyang kita yang hidup pada jaman sastra kerajaan.
Banyak budaya barat yang dipengaruhi Negara barat semua itu merupakan indirect imperialisme modern. Dan lebih parahnya lagi kita tak menyadari hal itu malah kita selalu berlombah untuk mengikutinya. Sekarang apa yang mampu kita sumbangkan buat Negara kita apakah kita mampu hanya berdiam diri menyaksikan keterpurukannya atau kita hanya ingin melihat tubuhnya membusuk.
Sekarang Negara kita memberikan pesan kepada kita kapan kita mampu memberikan sumbangan buat Negara dan kapan kita mampu keluar dari krisis ekonomi yang terlalu berkepanjangan. Untuk itu pemikiranmulah yang mampu menjawab masalah kritis Negara Indonesia.
Begitu pula dalam halnya kita yang berada pada sebuah Negara dimana kita berada didalam asuhannya Negara menjamin kita untuk dapat hidup didalam bagian kita sebagai kesatua rakyat. Negara telah menghadirkan pasal 32 ayat 1, 2 dan 3 yang memberikan kesempatan kepada rakyat untuk mengolah hasil sumber daya alam yang ada. Tidak hanya itu Negara juga telah mendirikan sarana dan prasarana untuk menunjang rakyat didalam mengembangkan bidang ilmu pengetahuan yang diminati masing-masing.
Namun sekarang Negara sedang sekarat oleh penyakit tifues yang diakibatkan oleh virus koruptor sudah terlalu banyak tikus kantor yang tak tahu dimana mereka dibesarkan dan dengan sesuka hati semua kekayaan alam yang harus buat rakyat miskin. Belum lagi cacing asing yang mulai mengesploitasi kebudayaan kita yang sebenarnya merupakan hasta karya dari nenek moyang kita yang hidup pada jaman sastra kerajaan.
Banyak budaya barat yang dipengaruhi Negara barat semua itu merupakan indirect imperialisme modern. Dan lebih parahnya lagi kita tak menyadari hal itu malah kita selalu berlombah untuk mengikutinya. Sekarang apa yang mampu kita sumbangkan buat Negara kita apakah kita mampu hanya berdiam diri menyaksikan keterpurukannya atau kita hanya ingin melihat tubuhnya membusuk.
Sekarang Negara kita memberikan pesan kepada kita kapan kita mampu memberikan sumbangan buat Negara dan kapan kita mampu keluar dari krisis ekonomi yang terlalu berkepanjangan. Untuk itu pemikiranmulah yang mampu menjawab masalah kritis Negara Indonesia.
Komentar
Posting Komentar