KORBAN INTELEKTUALITAS MANGSANYA TEHADAP MORAL By: D.T. Ramadan
Pernah kita menyadari hal tersebut kata kita berpikir maka kita ada. Dan kita ada karena kita dipikirkan. Dan bagaimana hal itu juga mampu melahirkan gagasan yang fenomenal yang justru peristiwa kelam sejara umat manusia hal itu telah tanpa disadari menghancurkan manusia pesaing yang menjadi saingan dalam gagasan yang telah dilahirkan. Tokoh Nicolo Machiavelli menghadirkan pemikiran pragmathis yang mampu mengubah pola pemikiiran kuno menjadi menjadi pemikiran yang modernis. Yang menjadi tolak ukur sebuah pemerintahan yang abadi dengan memperlakukan rakyat sebagai pion dalam sebuah papan catur dan untuk mempertahankan kekuasaan maka pion dijadikan tumbal untuk sebuah kekuasaan. Pemikiran Machiavelli sangat bertentangan dengan moral dan aqidah. Pemikirannya bersifat bebas tanpa ada landasan dari hak kemanusiaan
Alfrred Nobel tokoh yang memiliki segudang prestasi cemerlang dan memiliki banyak harta yang mampu menunjang kemampuannya didalam penemuan-penemuannya.kini telah menyumbangkan hartanya itu untuk mengahadirkan penghargaan Nobel bagi para penemu, baik ilmuan, politikus, serta musisi, dan ekonom. Dan hal itu untuk membayar kesalahaannya yang telah menciptakan bahan dasar peledak.
Adapun agama yang telah memberikan jaminan didalam membentuk manusia yang beradab, serta menjadikannya manusia yang seharusnya mampu memikiran sesuatu yang baik justru dikembangkan menjadi sesuatu penyekat didalam membina masyarakat. Ada hal yang telah menjadikan semua itu menjadi sesuatu yang sangat menyesatkan hal itu adalah tingginya kadar kualitas berpikir kita dibangdingkan memikirkan hal yang akan ditimbulkan dibelakang. Maksudnya adalah kecerdasan telah mengorbankan moral kemanusiaan kita.
Alfrred Nobel tokoh yang memiliki segudang prestasi cemerlang dan memiliki banyak harta yang mampu menunjang kemampuannya didalam penemuan-penemuannya.kini telah menyumbangkan hartanya itu untuk mengahadirkan penghargaan Nobel bagi para penemu, baik ilmuan, politikus, serta musisi, dan ekonom. Dan hal itu untuk membayar kesalahaannya yang telah menciptakan bahan dasar peledak.
Adapun agama yang telah memberikan jaminan didalam membentuk manusia yang beradab, serta menjadikannya manusia yang seharusnya mampu memikiran sesuatu yang baik justru dikembangkan menjadi sesuatu penyekat didalam membina masyarakat. Ada hal yang telah menjadikan semua itu menjadi sesuatu yang sangat menyesatkan hal itu adalah tingginya kadar kualitas berpikir kita dibangdingkan memikirkan hal yang akan ditimbulkan dibelakang. Maksudnya adalah kecerdasan telah mengorbankan moral kemanusiaan kita.
Komentar
Posting Komentar